Bung Takkan Menunggu Lama, Mrt Akan Jemput Penumpang Tiap 5 Menit Berlalu

Kehadiran moda transportasi terbarukan menyerupai MRT sangat diminati masyarakat, terutama para pekerja sentra kota Jakarta. Karena memangkas waktu lebih cepat dari transportasi umum. Namun ramainya peminat, otomatis menciptakan penumpang membludak, terkadang usang menunggu armada jadi kejengkelan yang harus disembunyikan.

Demi menjawab keluhan tersebut, PT MRT Jakarta akan mempercepat waktu penjemputan di setiap stasiun. Hal ini disampaikan pribadi oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar. Nantinya kereta MRT akan menjemput penumpang setiap lima menit bung. Kebijakan ini akan berlaku di jam sibuk.

Peak hours kami akan berlakukan headway lima menit . Kalau di jam pagi yaitu dari jam 07.00-09.00 dan sore hari jam pulang kantor, dari pukul 17.00 hingga 19.00 malam,” ungkapnya dilansir Kompas.com.

Kebijakan ini akan berlaku sesudah Hari Buruh Internasional, 2 Mei 2019. Percepatan jemput penumpang dilakukan dengan menambah armada operasional. Dari delapan kereta dan satu kereta cadangan, ditingkatkan dua kali lipat jadi 16 kereta dengan dua cadangan.

Kebijakan ini sekaligus memenuhi kebutuhan penumpang. Menurutnya banyak para warga, khusunya pekerja menentukan MRT alasannya yaitu tarif murah dan sempurna waktu. Maka dari itu, demi memuaskan pengguna MRT pelayanan tak boleh dikendurkan tapi harus ditambahkan.

Maka kita akan tambah armada dan percepat penjemputan untuk kepuasan pengguna,” ujar William.

MRT jadi moda transportasi yang dinilai menggambarkan masa depan ibukota bung. Karena ini jadi muka Jakarta di mata dunia dalam dilema transportasi umum. Transportasi ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 24 Maret 2019. Yang mana MRT fase 1 rute Lebak Bulus – Bundaran Hotel Indonesia (HI) jadi tonggak pertama sebelum disusul fase-fase lainnya.